Cara Menanam Jahe di Lahan Terbuka dan Polybag (Lengkap)

cara menanam jahe, menanam jahe di polybag, panen tanaman jahe

Cara Menanam Jahe – Jahe merupakan salah satu tanaman yang sering kita temukan di pasaran. Tanaman yang satu merupakan salah satu tanaman rimpang yang dapat tumbuh liar. Tanaman yang satu ini dapat tumbuh di tanah atau ladang yang lembab dan banyak disinari oleh cahaya matahari.

Jahe dapat menghangatkan badan. Oleh sebab itu, biasanya tanaman ini digunakan sebagai rempah yang menjadi bahan untuk masakan, seperti pada masakan ikan bakar, soto ayam, nasi kuning, semur daging dan masih banyak lagi.

Selain digunakan dalam masakan jahe juga digunakan sebagai bahan dalam minuman. Beberapa minuman yang menggunakan jahe sebagai bahannya adalah bandreg, wedang ronde, sekoteng, bajigur, dan lain-lain.

Baca Juga: Cara Menanam Durian & 5 Jenis Durian (Paling Laku di Pasaran)

Jenis Jenis Jahe

Jahe memiliki berbagai macam jenis. mulai dari jahe merah hingga jahe gajah. Pada setiap jenisnya jahe memiliki ciri ciri yang berbeda. Untuk mengetahuinya simak penjelasan di bawah ini.

Jahe Emprit

JAHE_EMPRIT
bukalapak.com

Jenis jahe yang pertama adalah jahe emprit. jahe ini disebut dengan jahe emprit karena memang ukurannya tergolong kecil. Ciri ciri dari jahe ini adalah rimpangnya yang kecil, rata dan tidak menggembung. Aroma dari jenis jahe ini juga tidak terlalu kuat, namun rasa pedas dari jahe emprit ini lebih berasa.

Biasanya jenis jahe emprit ini diminati oleh pengusaha telur asin untuk mengawerkan telur dan menghilangkan bau amis pada telur asin.

Jahe Gajah

jahe gajah
bibitjahesidoarjo.blogspot.com

Selanjutnya adalah jahe gajah atau yang biasa disebut juga dengan jahe badak. Ciri jahe ini adalah ukuran rimpangnya yang besar dan gemuk. Jahe gajah memiliki warna khas kuning sampai kuning muda. Untuk aroma dan rasa jahe gajah tidak terlalu kuat. Jenis jahe ini dapat digunakan sebagai campuran minuman.

Jahe Merah

jahe-merah
hellosehat.com

yang Terakhir adalah jahe merah. Seperti namanya, jahe ini memiliki warna dominan merah. Selain itu ciri ciri yang dimiliki oleh jahe ini adalah aroma yang dikeluarkan lebih tajam dari jahe lainnya. Jahe merah juga terkenal memiliki manfaat yang beragam dan dapay diolah menjadi berbagai macam campuran makanan.

Baca Juga: 15 Jenis Tanaman Hidroponik untuk Pemula (Mudah Dibudidayakan)

Cara Menanam Jahe

Sekarang saya akan menjelaskan bagaimana cara menanam jahe. Saya akan menjelaskan cara menanam jahe di lahan terbuka dan di dalam polybag. Tidak perlu basa basi lagi, langsung saja ke topik pembahasan.

Cara Menanam Jahe di Lahan Terbuka

menanam jahe di lahan terbuka, tanaman jahe
pengetahuanbertani.blogspot.com

Sekarang saya akan menjelaskan langkah-langkah dan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menanam jahe di lahan terbuka. Dengan cara ini tentunya anda harus memiliki lahan khusus yang digunakan sebagai media untuk menanam tanaman jahe ini.

Namun sebenarnya anda tidak memerlukan lahan yang luas untuk menanam jahe ini. Misalnya anda mempunyai tanah kosong ukuran 2 x 2 meter. Anda bisa memanfaatkan lahan kosong tersebut untuk budidaya jahe ini.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk menanam jahe? berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan.

1. Mempersiapkan Lahan Tanaman

lahan tanaman jahe, tanaman jahe
kangeman3.blogspot.com

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya anda tidak memerlukan lahan yang luas jika anda hanya ingin memanfaatkan lahan kosong di rumah anda. Namun jika untuk produksi besar-besaran tentunya lahan yang memiliki ukuran besar akan lebih dibutuhkan.

Lahan yang akan ditanam jahe sebaiknya di cangkul terlebih dahulu. Tanah di cangkul kasar sedalam 30 cm atau setidaknya sedalam dua jengkal dari permukaan tanah. Hal ini dilakukan untuk membuat tanah lebih gembur. Untuk ukuran panjang dan lebar yang akan menjadi jarak antar tanaman bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Membuat Bedengan

agritani.id

Apa itu bedengan? Bedengan adalah suatu gundukan tanah yang sengaja dibuat untuk menanam sayuran. Disamping bedengan dibuat parit-parit kecil untuk mengalirkan air yang berfungsi untuk aerasi atau agar menjaga kelembapan tanah.

Bedengan dibuat dengan jarak 30 cm dengan bedengan lainnya. Bedengan dibuat dengan tinggi 25 sampai 30 cm.

3. Mengatur Jarak Antar Tanaman Jahe

jarak antar tanaman, jarak jahe, tanaman jahe
arrijal-pase.blogspot.com

Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah jarak antar tanaman jahe. Hal ini dimaksudkan agar tanaman jahe dapat tumbuh dan menghasilkan jahe yang disimpan di dalam tanah. Bagaimana jika tanaman jahe tumbuh dengan jarak yang cukup sesak, pasti jahe tidak akan banyak karena keterbatasan ruang.

Idealnya jarak untuk tanaman jahe adalah 25 sampai 30 sentimeter untuk satu baris, sedangkan untuk baris satu dengan baris lainnya adalah 40 sampai 60 sentimeter.

4. Menambahkan Pupuk Kandang

pupuk kandang, pupuk tanaman jahe
petanitop.blogspot.com

Sebelum menanam bibit ke dalam tanah sebaiknya anda memberi pupuk kandang ke lahan yang akan dijadikan sebagai media tanam. Hal ini dimaksudkan agar tanah banyak mengandung nutrisi.

5. Menanam Bibit

menanam jahe, cara menanam
agrokomplekskita.com

Tahapan yang paling penting, yaitu menanam bibit ke lahan. Menanam bibit jahe ke dalam tanah tidaklah sembarangan, harus dilakukan dengan benar agar jahe bisa tumbuh dengan optimal.

Cara menanamnya adalah dengan meletakkan jahe yang terdapat mata tunas mengarah ke atas. Selanjutnya timbun bibit tersebut, namun jangan sampai mata tunas ikut tertimbun.

Untuk penyiramannya, jahe disiram secukupnya. Apabila sudah muncul daun pada tunas maka tambah kuantitas air untuk penyiraman.

Baca juga: Cara Menanam Hidroponik untuk Pemula (Mudah)

Cara Menanam Jahe di Polybag

cara menanam jahe di polybag, tanaman jahe
bukalapak.com

Jika anda tidak memiliki lahan berupa tanah atau lahan sudah dilapisi semen semua, anda dapat menanam jahe menggunakan cara ini. Dengan cara ini anda juga tidak perlu repot untuk membuat bedengan seperti cara menanam jahe di lahan terbuka.

Lalu apa saja hal yang harus dipersiapkan untuk menanam jahe di polybag? yang dipersiapkan cukup mudah, yaitu :

  • Polybag, karena kita akan menanam jahe di polybag
  • Tanah, sebagai media tanam
  • Bibit jahe
  • Pupuk

Langkah-langkah :

1. Merendam Jahe

bibit jahe, jahe bertunas, tunas jahe
nasasukabumihabibie.blogspot.com

Sebelum menanam bibit jahe ke dalam polybag, sebaiknya anda merendam bibit jahe ke dalam larutan fungisida selama 15 menit, kemudian basuhlah menggunakan air. Hal ini bertujuan untuk mencegah jahe terkena jamur.

Setelah itu letakkan jahe di tempat yang lembab. Jahe diletakkan di tempat yang lembab bertujuan agar tumbuh tunas. Hal ini dilakukan selama dua minggu sampai tumbuh tunas. Untuk menjaga jahe tetap lembab, basuh jahe ketika sudah terlihat agak kering.

2. Menyiapkan Media Tanam

polybag jahe, karung beras, media tanam jahe
petanitop.blogspot.com

Langkah penting selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. media tanam yang digunakan adalah tanah yang diletakkan di dalam polybag. Polybag yang digunakan adalah polybag dengan ukuran 40 x 50 sentimeter. Untuk jumlahnya tergantung kebutuhan anda.

Jika anda tidak mempunyai polybag anda bisa menggantikannya dengan karung beras atau wadah lain yang sejenis. Untuk isi dari polybag tersebut adalah tanah dan pasir yang dicampur dengan pupuk, perbandingannya adalah 1 : 1 : 1. Pupuk yang digunakan bisa pupuk kompos atau pupuk organik lain.

3. Penanaman Tanaman Jahe

cara menanam jahe, teknik menanam
belajarberkebun.com

Selanjutnya adalah penanaman tanaman jahe. Untuk penanaman di polybag sebaiknya diisi 3 hingga 5 rimpang jahe. Yang perlu diperhatikan adalah cara menanam jahe. Tunas jahe harus mengarah ke atas dan jangan lupa menyiram jahe agar tetap lembab. Lalu tutupi jahe 3 hingga 5 sentimeter dari permukaan tanah.

Hal yang perlu diperhatikan lagi adalah jangan langsung meletakkan jahe ke tempat yang terkena sinar matahari secara langsung, Karena tunas muda akan menguning jika terkena matahari secara langsung.

4. Pemeliharaan Tanaman Jahe

menyiram jahe, menyiram tanaman
pixabay.com

Pemeliharaan tanaman jahe di lakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan rimpang-rimpang baru dari jahe. Dalam pemeliharaan ini jahe harus rutin disiram air setiap harinya. Penyiraman tanaman jahe ini dilakukan hingga 3 bulan yang dilakukan setiap sore hari.

Ketika jahe sudah berusia 2 bulan dapat dilakukan pemupukan kembali. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar unsur-unsur yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman jahe tidak habis. Pupuk yang diberikan kembali ini diberikan dengan dosis 1/5 dari media tanam.

Tanaman jahe juga harus dijaga dari hama-hama maupun tanaman jahe yang dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman jahe tidak optimal.

5. Pemanenan Tanaman Jahe

panen jahe, pemanenan jahe
programhcs.com

Yang paling ditunggu-tunggu adalah masa panen. Jahe dapat dipanen sekitar 12 bulan dari awal penanaman. Hal ini dikarenakan jahe tersebut sudah memiliki berat sekitar 2 sampai 5 kg setiap polybag. Pemanenan di media polybag juga sangat mudah.

Hanya dengan menyobek polybag dan mengeluarkan jahe dari dalam polybag kita sudah dapat hasil panennya. Selanjutnya adalah membersihkan jahe tersebut dari tanah yang masih menempel menggunakan air dan mengeringkannya. Jahe siap untuk di pasarkan maupun dikonsumsi sendiri.

Demikian artikel tentang bagaimana cara menanam jahe di lahan terbuka dan polybag. Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.