Media, Hama, dan Cara Menanam Bawang Merah (Konvensional & Hidroponik)

Bawang merah merupakan salah satu rempah-rempah dapur yang sangat umum di masyarakat. Oleh karena itu bawang merah ini bisa menjadi peluang bisnis untuk anda yang bingung untuk mencari sebuah produk. Dengan menanam bawang merah ini anda bisa menjualnya di pasaran. Berikut media tanam, cara menanam bawang merah hingga hama yang biasa menyerang bawang merah dan penangannannya.

Media Tanam Bawang Merah

Untuk menanam bawang merah ada beberapa media tanam yang bisa anda gunakan diantaranya adalah sebagai berikut.

Langsung di Tanah

cara membuat pupuk organik
www.redwallpapers.com

Media tanaman sayng pertama adalah media tanam tanah. Cara ini merupakan cara yang biasa dilakukan petani pada umumnya. Dengan menanam bawang langsung ke tanah. Salah satu keunggulan menanam langsung dalam tanah adalah kandungan unsur hara pada tanah yang melimpah.

Namun kekurangan dari cara ini adalah tempat yang digunakan harus luas, jika ingin membudidayakan bawang merah untuk dipasarkan di masyarakat.

Polybag

Cara-Menanam-Bawang-merah di polybag
kampustani.com

Selanjutnya adalah dengan menggunakan media polybag. Hampir sama dengan menggunakan media tanah, media polybag juga menggunakan tanah. Namun yang membedakan cara menanam bawang merah menggunakan polybag adalah tanah yang digunakan untuk penanaman di tempatkan ke dalam wadah.

Hal inilah yang menjadi keunggulan menanam bawang merah dalam polybag. Dalam ruangan yang kecil sekalipun anda dapat menanam banyak bawang merah sekaligus.

Tempat Telur

cara-menanam-bawang-merah-pada-tempat telur
budidaya.penapengajar.com

Selain polybag, kotak telur bisa menjadi alternatif untuk anda yang ingin menanam bawang merah sendiri di rumah. Kotak telur ini merupakan media tanam yang murah dan mudah ditemukan. Dengan menggunakan kotak telur anda bisa mengurangi limbah industri maupun rumah tangga.

Selain itu dengan menggunakan kotak telur, anda bisa menanam bawang walaupun di tempat sempit sekalipun, dengan kotak telur bawang yang di tanam akan terlihat lebih rapi dan akan lebih mudah saat dipanen nantinya.

Hidroponik

bawang hidroponik
3.bp.blogspot.com

Yang terakhir adalah dengan media hidroponik atau menggunakan air. Dengan menggunakan cara yang satu ini nutrisi yang di berikan pada tanaman akan lebih terkontrol. Selain itu dengan hidroponik akan lebih menghemat air.

Sehingga bawang merah yang ditanam dengan cara hidroponik ini akan lebih subur dan umbi yang dihasilkan banyak dan besar.

Baca Juga: Jenis Tanaman Hidroponik (Cocok untuk Pemula)

Cara Menanam Bawang Merah

Sekarang langsung masuk ke pembahasan inti, yaitu cara menanam bawang merah. Ada beragai cara menanam bawang merah, mulai dari yang biasa (konvensional) sampai hidroponik.

Cara Menanam Bawang Merah Konvensional

cara menanam bawang merah
charliesgourmetgarlic.com

Cara yang pertama adalah menanam bawang merah secara konvensional atau dengan cara biasa. Untuk anda yang memang mempunyai lahan yang luas bisa menggunakan cara ini. Berikut penjelasannya.

Pemilihan Bibit Bawang Merah

Langkah pertama untuk menanam bawang merah adalah dengan melakukan pemilihan bibit bawang merah. Untuk mendapatkan bibit bawang merah yang berkualitas anda harus tahu ciri ciri bibit bawang merah berkualitas. Cara Memilih bibit yang berkualitas adalah:

  • Pilih bawang merah yang sudah tua, bawang merah yang sudah tua memiliki ciri ciri warnanya yang lebih gelap dibanding yang masih muda.
  • Pilih bawang merah yang tunggal (tidak memiliki anakan).
  • Bawang merah tidak Busuk.
  • Memiliki sedikit tunas dan sedikit akar tumbuh.

Persiapan Media Tanam

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam. Disini anda bisa langsung menanam bawang merah pada lahan atau menanam bawang merah pada polybag atau pot.

Untuk media tanam tanah, usahakan tanah yang dipilih mengandung banyak humus. Setelah itu siapkan pupuk kandang yang sudah kering dan campurkan dengan tanah. Langkah terakhir adalah gemburkan tanah yang akan menjadi media tanam bawang merah.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah penyerapan air ke tanah dan memudahkan akar tanaman untuk tumbuh.

Penanaman Bawang Merah

Lanjut ke teknik penanaman bawang merah. Untuk penanaman ada langkah langkah yang harus dilakukan. Berikut langkah langkahnya.

  1. Gali tanah dan masukkan pupuk yang sudah disiapkan. Untuk anda yang menggunakan polybag bisa langsung memasukkan tanah yang sudah dicampurkan pupuk.
  2. Sirami tanah tersebut menggunakan air, hal ini dilakukan untuk mendapatkan tanah yang lembab.
  3. Potong seperempat bagian ujung atas bawah bawang merah untuk mempercepat tumbuhnya tunas.
  4. Masukkan bawang merah ke dalam lubang. Pastikan bagian yang di potong menghadap ke atas.
  5. Tutp lubang dengan tanah, namun jangan sampai mengubur bawang merah secara keseluruhan.

Nah untuk menanam bawang merah ini sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Hal ini bertujuan karena udara pada pagi hari masih segar.

Perawatan Bawang Merah

Untuk perawatan bawang merah sendiri adalah dengan melakukan penyiraman secara rutin setiap hari. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari, yaitu pada saat pagi hari dan sore hari. Namun jika tanaman sudah memasuki usia 10 hari penyiraman dilakukan sekali sehari.

Pemanenan Bawang Merah

Jika langkah langkah sebelumnya sukses dilakukan. Akan ada saatnya bawang siap dipanen. Bawang merah normalnya siap dipanen ketipa ber usia 55 sampai 70 hari sejak masa tanam.

Salah satu cara mengetahui bawang merah yang siap dipanen adalah dengan melihat daunnya. Jika daun bawang merah sudah tinggi dan 90% daun tersebut merunduk tandanya bawang merah siap untuk di panen.

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik

cara menanam bawang merah hidroponik
utamitani.com

Selanjutnya adalah cara menanam bawang merah secara hidroponik. Salah satu keunggulan menanam bawang merah secara hidroponik adalah dapat menghemat ruang dan nutrisi yang diberikan pada tanaman bias di control. Sehingga tanaman akan lebih subur dan lebih berkualitas.

Namun cara yang dilakukan untuk menanam secara hidroponik ini harus benar. Karena jika cara yang dilakukan kurang tepat, maka tanaman yang di tanam bias bias malah gagal panen.

Baca Juga: Cara Menanam Hidroponik (untuk Pemula)

Untuk menanam bawang merah secara hidroponik ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Berikut tahapan tahapan menanam bawang merah hidroponik dengan sistem wick.

Menyiapkan Alat dan Bahan

Langkah pertama adalah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk menanam secara hidroponik. Jika anda ingin menanam hanya sekedar untuk hobi atau masih pemula bisa menggunakan barang barang bekas.

Berikut alat dan bahannya:

  • Pot atau gelas plastik untuk menanam tanaman
  • Tandon nutrisi, sebagai tempat untuk air dan nutrisi tanaman (bisa menggunakan toples bekas)
  • Kain flannel
  • Media tanam (cocopeat atau arang sekam)
  • Bibit bawang merah
  • Nutrisi Hidroponik
  • PDH Meter
  • Air

Mempersiapkan Media Tanam

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam bawang merah. Hal yang disiapkan disini adalah pot tanam dan tendon nutrisi untuk wadah nutrisi tanaman.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan pot atau gelas plastic yang memiliki ukuran yang sesuai dengan tendon nutrisi.
  2. Lubanig pot atau gelas plastic jika belum ada lubang. Lubangi seperti gambar di atas.
  3. Buat lubang pada tendon nutrisi dengan diameter kerang lebih 1 cm. Lubang dibuat di tempat yang sedikit lebih rendah dari pot.
  4. Lapisi toples dengan cat agar tidak ditumbuhi lumut dan pastikan wadah tidak tembus cahaya.

Setelah tempat menanam bawang merah siap anda bisa membuat media tanam untuk bawang merah hidroponik anda. Berikut langkah langkahnya.

  1. Siapkan cocopeat dan arang sekam sebagai tempat tumbuh bawang merah
  2. Campurkan arang sekam dan cocopeat dengan perbandingan 1:1
  3. Masukkan campuran arang sekam dan cocopeat ke dalam pot yang sebelumnya sudah disiapkan.

Nah disini anda harus mempersiapkan pot terlebih dahulu, jangan sampai lupa memasukkan kain flanel sebelum memasukkan campuran arang sekam dan cocopeat. Karena kain flanel berfungsi untuk menyerap air nutrisi dan disalurkan pada cocopeat dan arang sekam.

Menanam Bibit Bawang Merah Hidroponik

Sebelum menanam bibit bawang merah, anda bisa memilih bawang merah dengan kualitas terbaik. Ciri ciri bawang merah dengan kualitas yang baik adalah umbi yang sudah benar benar kering dan tua, warna mengkilap, padat, dan sudah tumbuh sedikit akar pada bawang.

Jika anda sudah mendapatkan bibit bawang merah yang cocok untuk di tanam, berkut langkah langkah menanam bawang merah hidroponik.

  1. Ambil bibit yang siap ditanam, kemudian potong bagian ujung bawah bawang merah. Kira-kira seperlima bagian bawah dari umbi bawang merah.
  2. Persiapkan alat-alat untuk menanam bawang merah.
  3. Tanam bawang merah yang sudah dipotong bagian bawahnya dengan membenamkan setengah bagian umbi ke dalam campuran cocopeat dan arang sekam.
  4. Siram menggunakan air biasa (tanpa nutrisi).
  5. Diamkan pada tempat teduh selama 3 sampai 4 hari sampai tunas bawang merah muncul.
  6. Jika tunas sudah muncul dengan panjang kurang lebih 1 cm, beri tandon nutrisi dengan nutrisi AB mix dan letakkan di bawah sinar matahari.

Nah itulah cara untuk menanam bawang merah hidroponik.

Perawatan Bawang Merah Hidroponik

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dari menanam hidroponik adalah perawatan dan pemeliharaan tanaman hidroponik. Jika tidak diperhatikan dengan seksama, bisa-bisa malah akan gagal dalam merawat hidroponik.

Merawat tanaman hidroponik adalah dengan memperhatikan nutrisi dan pH pada air. Memang hal ini tidak sulit, namun tetap harus tetap di cek secara berkala. Jaga agar nutrisi bawang merah tetap terpenuhi dan jaga pH agar tetap stabil.

Untuk melakukannya anda bisa menggunakan nutrisi dengan ppm sesuai usia tanaman. Jika semua langkah langkah ini dilakukan dengan benar, maka bawang merah hidroponik dapat dipanen antara 60 sampai 65 hari setelah masa tanam.

Hama dan Penyakit Bawang Merah

Bawang merah juga merupakan tanaman yang memiliki hama. Oleh karena itu anda juga harus memiliki pengetahuan mengenai pengendalian hama, jika nantinya tanaman anda terserang. Berikut beberapa hama yang biasa menyerang tanaman bawang merah.

Ulat Tanah

ulat tanah hama
blog.tanijoy.id

Jenis hama bawang merah yang pertama adalah hama ulat tanah. Untuk anda yang membudidayakan bawang merah secara konvensional, mungkin hama yang satu ini bisa jadi masalah.

Ulat tanah ini memiliki panjang sekitar 3,5 cm dengan warna coklat kehitaman pada punggungnya dan warna perut coklat muda. Biasanya hama ulat tanah ini menyerang tanaman dengan usia 2 sampai 3 minggu.

Hama ulat tanah aktif pada sore hari ketika matahari tenggelam sampai jam 7 malam dan ketika siang hari ulat akan bersembunyi dalam tanah.

Cara Menangani Ulat Tanah

Cara mengatasi hama ulat tanah ini adalah dengan membakar sisa tanaman yang ada di lahan setelah panen atau dengan menggenangi lahan dengan air.

Selain cara tersebut anda juga bisa menggunakan insektisida tabur dengan bahan karbofuron dengan cara ditaburkan pada permukaan tanah dengan pupuk.

Lalat Penggorok Daun

Lalat Penggorok Daun
caramenanamorganik.blogspot.com

Lalat peenggorok daun merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman bawang merah. Ciri-ciri tanaman yang diserang oleh lalat penggorok daun adalah terdapat bintik bintik kecil pada daun.

Bintik bintik ini muncul karena lalat penggorok ini menusukkan telurnya pada daun tanaman. Jika dibiarkan bintik tersebut akan menjadi garis dan jika tidak segera ditangani akan menyebabkan daun tanaman menjadi layu sampai akar menjadi busuk.

Cara Menangani Lalat  Penggorok Daun

Cara menangani lalat penggorok daun adalah dengan menggunakan insektisida dengan bahan aktif imidakloprit dengan dosis 2 sendok makan atau 25 gram setiap 12 liter air.

Ulat Grayak

ulat-grayak-hama
sinarharapan.id

Hampir sama dengan ulat tanah, hama bawang merah yang satu ini juga aktif menyerang tanaman pada malam hari dan bersembunyi pada siang hari.

Ciri-ciri tanamn yang terserang ulat grayak ini adalah daun yang berlubang tidak rata dan warna daun yang menguning. Jika dibiarkan daun akan menghitam dan tampak busuk.

Cara Menangani Ulat Grayak

Salah satu cara menangani ulat grayak adalah dengan membersihkan gulma secara teratur dan mengumpulkan telur atau larva ulat kemudian dimusnahkan dengan cara di bakar.

Selain dengan cara itu anda bisa menggunakan pemangsa alami ulat grayak, yaitu Eriborus argenteopilosus, Apenteles spTelenomeus sp, Brachymeria sp, dan Bacillus thuringensi.

Atau anda bisa menggunakan insektisida bahan aktif, seperti Sipermetrin, Siromezin, Fenfvalerat, dan BPMC.

Nah itulah penjelasan mengenai Media Tanam, Cara Menanam bawang merah konvensional dan hidroponik, sampai hama yang biasa menyerang bawang merah. Selamat mencoba!!!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.