Jenis, Media Tanam, dan Cara Menanam Anggrek (Lengkap)

cara menanam anggrek

Tanaman anggrek bisa menjadi solusi untuk anda. Anggrek merupakan tanaman hias yang sudah pasti familiar di masyarakat indonesia. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai jenis, media tanam, cara menanam bunga anggrek, hingga penempatan bunga anggrek sebagai hiasan di rumah. Cara ini sangat sederhana, bahkan bisa dilakukan oleh pemula sekalipun.

Bunga anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki nama latin Orchidaceae. Tanaman ini memiliki berbagai macam jenis yang tersebar di dunia. Adapun ciri ciri tanaman anggrek adalah sebagai berikut.

  • Merupakan tumbuhan epifit, epifit adalah sebutan untuk tanaman yang hidup dengan menumpang ke tanaman lain.
  • Daun tanaman berbentuk oval memanjang dan memiliki tulang daun yang juga memanjang.
  • Memiliki biji yang ringan dan mudah diterbangkan angin.
  • Tahan terhadap air yang terbatas.
  • Memiliki bentuk dan warna bunga yang bervariasi tergantung jenis.

Itu beberapa ciri ciri dari tanaman anggrek. Tanaman anggrek merupakan tanaman epifit, namun ada beberapa tanaman anggrek yang hidup langsung di atas tanah.

Baca Juga: 11 Jenis Tanaman hias Indoor untuk Dekorasi Rumah

Jenis Tanaman Anggrek

Sebelum mengetahui cara menanam tanaman anggrek, ada baiknya anda mengetahui jenis jenis tanaman anggrek. Ada beberapa jenis tanaman anggrek yang populer untuk dijadikan sebagai hiasan atau dekorasi rumah. Berikut penjelasannya.

Jenis Anggrek Hitam

cara menanam anggrek hitam
kangjamal.com

Jenis anggrek yang pertama adalah jenis anggrek hitam. Bunga anggrek yang satu ini dinamakan anggrek hitam bukan tanpa alasan. Hal ini karena jenis anggrek yang satu ini memiliki bunga yang berwarna hitam.

Bunga anggrek yang memiliki nama latin Coelogyne pandurata ini merupakan salah satu anggrek yang banyak ditemukan di daerah Kalimantan dan Sumatera.

Jenis Anggrek Cattleya

anggrek cattleya
pixabay.com

Selanjutnya adalah jenis anggrek cattleya. Untuk anda yang mencari anggrek untuk dekorasi rumah, anda bisa memilih jenis anggrek ini. Hal ini karena anggrek jenis ini hidup secara epifit dan memiliki bunga yang indah. Sehingga cocok dijadikan bunga hias gantung untuk rumah anda.

Bunga anggrek Cattleya ini berasal dari Kosta Rika, namun saat ini anggrek jenis ini sudah banyak di budidayakan di Indonesia. Untuk ciri ciri dari anggrek ini adalah sebagai berikut:

  • Daun memanjang dan berwarna hijau.
  • Tmbuh secara epifit.
  • Bunga berwarna kuning atau ungu kemerahan.

Untuk perawatan bunga anggrek Cattleya ini juga tergolong mudah. Anggrek Cattleya merupakan tanaman yang kurang baik jika terkena matahari secara langsung sehari penuh. Jadi setiap hari bunga ini hanya membutuhkan sinar matahari selama 4 sampai 5 jam saja.

Salah satu tanda jika anggrek Cattleya ini kekurangan cahaya matahari adalah daunnya akan berubah menjadi hijau gelap. Namun jika terlalu banyak mendapat sinar matahari akan berwarna hijau kekuning kuningan.

Jenis Anggrek Bulan

anggrek bulan
pixabay.com

Anggrek bulan merupakan salah satu anggrek yang menjadi primadona untuk masyarakat indonesia karena keindahan bunganya yang mempesona. Anggrek yang satu ini juga bisa jadi alternatif untuk anda yang mencari tanaman hias untuk dekorasi rumah.

Hampir sama seperti anggrek Cattleya, jenis anggrek bulan ini juga tidak boleh terlalu sering terkena matahari secara langsung. Jadi untuk anda yang ingin menjadikan anggrek bulan ini untuk penghias rumah sebaiknya meletakkan anggrek bulan ini di dalam rumah atau tempat yang tidak terkena matahari langsung,

Selain bunganya yang indah, kelebihan lain anggrek bulan adalah aroma bunganya yang harum dan waktu mekar bunganya yang lebih lama daripada tanaman anggrek yang lain. Jadi anggrek bulan ini merupakan rekomendasi yang bagus untuk anda.

Jenis Anggrek Violet

cara menanam anggrek violet
pixabay.com

Seperti namanya, anggrek ini memiliki bunga yang mirip dengan bunga tanaman violet yang berwarna ungu. Anggrek yang memiliki nama latin Phalaenopsis violacea merupakan salah satu anggrek yang memiliki bunga yang indah dan aroma bunga yang harum.

Salah satu ciri ciri dari anggrek violet ini adalah bunganya yang berwarna ungu yang juga sangat indah untuk menambah kesan dalam ruangan.

Baca Juga: Cara Membuat Pupuk Organik Berkualitas

Media Tanam Anggrek

Jika sebelumnya kita membahas mengenai jenis jenis anggrek sekarang kita masuk ke pembahasan media tanam yang dapat digunakan untuk menanan tanaman anggrek.

Pecahan Genteng atau Batu Bata

pecahan genteng batu bata
ms.decorexpro.com

Salah satu media yang cocok untuk menanam anggrek adalah pecahan genteng atau batu bata. Pecahan genteng atau batu bata yang memiliki bentuk tak beraturan memiliki kelebihan untuk melekatnya akar tanaman anggrek.

Selain itu, dengan menggunakan media tanam ini aerasi dan drainase akan didapat. Sehingga tanaman dapat bertumbuh dengan maksimal. Berikut langkah-langkah untuk membuat media tanam dari pecahan genteng dan batu bata.

  1. Siapkan pecahan genteng atau batu bata, tanah, dan pot sebagai wadahnya.
  2. Letakkan pecahan genteng atau batu bata ke dalam pot dengan mengisi sampai sepertiga pot.
  3. Kemudian masukkan tanah untuk menanam tanaman anggrek

Kelebihan dari pecahan batu bata adalah daya serap yang lebih baik dari pada pecahan genteng, namun lebih mudah berlumut. Untuk pecahan genteng sendiri memiliki kelebihan tidak mudah berlumut, namun daya serap kurang. Jadi anda bisa mencampurkan keduanya untuk mendapatkan media tanam yang lebih optimal.

Salah satu tips untuk merawat media tanam ini adalah dengan cara mengganti pecahan genteng atau batu bata jika sudah berlumut. Dengan menggunakan pecahan genteng dan batu bata maka akan lebih ramah lingkungan.

Serutan Kayu

serutan kayu
pixabay.com

Selanjutnya adalah dengan memanfaatkan serutan kayu sebagai media tanam anggrek. Serutan kayu ini sangat cocok untuk anggrek yang ditanam pada media tanah atau jenis anggrek tanah.

Salah satu kelebihan dari serutan kayu adalahaerasi dan drainase yang baik. Namun media tanam ini juga memiliki kekurangan, yaitu daya serap air yang kurang bagus. Selain itu media ini juga memiliki bahan yang sulit untuk terurai dan media tanam ini tidak begitu banyak nitrogen.

Berikut langkah-langkah untuk membuat media tanam anggrek dari serutan kayu.

  1. Siapkan serutan kayu secukupnya dan pot sebagai wadah.
  2. Rendam serutan kayu ke dalam larutan pupuk urea dan TSP.
  3. Jika serutan kayu ingin disimpan, simpan ke dalam karung dan letakkan pada tempat yang kering.

Serutan kayu ini di rendam ke dalam larutan pupuk urea dan TSP untuk mencegah munculnya hama dan penyakit pada media tanam ini.

Sabut Kelapa

sabut kelapa
tokomesinkelapa.com

Media tanam yang ketiga adalah dengan sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan limbah tanaman kelapa yang sangat mudah ditemukan. Selain itu sabut kelapa memiliki kelebihan yang bagus untuk menjadi media tanam tanaman anggrek.

Beberapa kelebihan sabut kelapa adalah daya serap air pada sabut kelapa yang tergolong baik dan kandungan unsur hara yang diperlukan tanaman juga terdapat di dalamnya.

Berikut cara membuat sabut kelapa sebagai media tanam tanaman anggrek.

  1. Pilihlah sabut kelapa yang sudah tua.
  2. Potong-potong sabut kelapa sampai cukup untuk dimasukkan ke dalam pot.
  3. Sebelum dimasukkan ke dalam pot, rendam sabut kelapa ke dalam larutan fungisisda agar hama dan penyakit dapat diminimalisir.

Jika anda ingin menyimpan sabut kelapa untuk dijadikan sebagai media tanam, maka simpan ke tempat yang kering dan sejuk.

Arang Kayu

arang kayu
pixabay.com

Salah satu kelebihan dari arang kayu adalah kemampuannya untuk menyerap air yang baik. Selain itu media arang kayu ini lebih tahan dari bakteri dan penyakit. Namun kekurangannya adalah unsur hara yang sedikit dan harga yang lebih mahal di banding media tanam yang lain.

Untuk membuat arang kayu sebagai media tanam adalah sebagai berikut.

  1. Siapkan arang kayu dan pot untuk tempat menanam tanaman.
  2. Rendam terlebih dahulu arang kayu ke dalam pupuk NPK dan fungisida untuk menghindari jamur pada arang kayu.
  3. Arang kayu siap digunakan.

Media arang kayu ini memiliki sifat buffer yang artinya adalah dapat mentolerir kelebihan dosis pupuk. Jika anda ingin menyimpan arang kayu, anda dapat menyimpannya pada karung dan meletakkannya di tempat kering.

Nah Itulah beberapa media tanam yang dapat anda jadikan inspirasi untuk menanam tanaman anggrek.

Cara Menanam Anggrek

cara menanam anggrek
pixabay.com

Sekarang kita masuk ke pembahasan inti, yaitu cara menanam anggrek. Agar tanaman anggrek bisa tumuh dengan optimal ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan, berikut penjelasan lengkapnya.

Menentukan Tanaman Anggrek

Tahap pertama adalah menentukan tanaman anggrek apa yang anda pilih. Untuk tanaman anggrek sendiri ada dua jenis, yaitu anggrek tanah dan anggrek epifit. Berikut tabel dari beberapa anggrek yang termasuk kedalam kelompok tersebut.

Jenis Anggrek EpifitJenis Anggrek Tanah
Cymbidium finlaysoniaum
Anggrek Vanda doglas
Dendrobium crumenatumAnggrek Emma
Archnis flosaerisAnggrek Kalajengking Merah
Anggrek Glosen

 

Mempersiapkan Media Tanam

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam. Seperti yang sudah saya jabarkan sebelumnya ada beberapa macam media tanam yang cocok untuk menanam tanaman anggrek.

Jika anda ingin menanam anggrek menggunakan pot, anda bisa mengisinya menggunakan beberapa komposisi, yaitu:

  • Sepertiga bagian bawah pot diisi dengan menggunakan pecahan batu bata atau pecahan genteng.
  • Kemudian beri sabut kelapa diatasnya.
  • Dan yang terakhir berikan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk.

Dengan komposisi ini tanaman anggrek akan dapat tumbuh dengan optimal dan dapat terhindar dari penyakit busuk akar. Karena aerasi dan drainase yang baik pada media tanam anggrek.

Tahap Penanaman Tanaman Anggrek

Jika media tanam sudah siap maka tanaman anggrek juga siap untuk ditanam. Penanaman dilakukan dengan memindahkan bibit anggrek ke dalam pot.

Tips untuk pananaman anggrek ke dalam pot ini adalah sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan tanaman anggrek dari sinar matahari yang terik. Karena jika pemindahan dilakukan pada siang hari, tanaman akan mudah layu.

Perawatan Tanaman Anggrek

Tahapan ini termasuk tahapan yang juga sangat penting. Dengan merawat tanaman anggrek dengan benar, maka pertumbuhan optimal tanaman ini akan didapat.

Perawatan tanaman anggrek yang pertama adalah memperhatikan penyiraman tanaman anggrek. Sebaiknya tanaman anggrek tidak disiram atau di semprot langsung ke bagian tanamannya. Hal ini dilakukan agar bunga tanaman anggrek tidak rusak. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada tanah yang ada di sekeliling tanaman anggrek.

Perawatan selanjutnya adalah penempatan tanaman anggrek. Tanaman anggrek merupakan tanaman yang tidak suka terhadap sinar matahari langsung. Oleh karena itu sebaiknya tanaman anggrek ditanam di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai jenis, media tanam, dan cara menanam tanaman anggrek yang dapat anda lakukan sendiri di rumah dan semoga bisa menjadi inspirasi untuk dekorasi rumah anda.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.